| Wisuda 2009 |
|
|
|
| Tuesday, 30 March 2010 17:39 |
|
Acara Wisuda STIE-STMIK IBBI yang diadakan di Grand Aston Wall City Hall berlangsung tertib, hikmat dan mengharukan sertapenuh kejutan, perhelatan yang digelar setahun sekali itu guna melantik wisuda/wisudawan dalam pelaksanaannya dibagi menjadi 3 sesi, Sesi 1 dilaksanakan pada tanggal 01 Desember 2009 dan sesi 2 & 3 tanggal 02 Desember 2009 Untuk sesi 1 jumlah wisuda/wisudawan yang dilantik adalah sebanyak 278 orang dengan perincian dari Program Diploma III Akuntansi Komputer sebanyak 133 orang, dari Program Diploma III Akuntansi Perkantoran sebanyak 76 orang dan dari Program Diploma III Akuntansi Perpajakan sebanyak 69 orang. Untuk sesi 2 Wisudawan-wisudawati yang diwisuda adalah 306 orang dengan perincian dari Program Strata 1 Manajemen sebanyak 262 orang, dari Program Diploma I Akuntansi Komputer sebanyak 27 orang dan Program Diploma I Akuntansi Manajemen sebanyak 17 orang Untuk sesi 3 Wisudawan-wisudawati yang dilantik adalah 270 orang, dengan perincian dari Program Strata 1 Sistem Informasi sebanyak 193 orang dan dari Program Strata 1 Teknik Informatika sebanyak 77 orang. Jadi total keseluruhan wisudawan-wisudawati STIE-STMIK IBBI yang diwisuda adalah sebanyak 854 orang. Acara wisuda tersebut dirancang dan di atur sedemikan rupa hingga menghasilkan acara yang berkualitas, hal ini nampak dari jumlah undangan yang memadati ruangan dengan tidak mau meninggalkan acara sampai selesai, dimulai dari masuknya barisan prosesi yang berlangsung hikmat dan tertib sampai acara demi acara yang berlangsung dengan sangat baik dan mengesankan. Acara tersebut dihadiri oleh Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut dan NAD Prof.Dr Zainuddin, M.Pd., Ketua STIE IBBI Prof. Dr. Amrin Fauzi, Ketua STMIK IBBI Ir. B. Ricson Simarmata, MSEE., Ketua Pembina Yayasan Pendidikan IBBI Juswan, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan IBBI Amrin Susilo Halim dan para anggota Yayasan pendidikan IBBI Partner Kerja IBBI serta para orang tua/wali wisudawan-wisudawati, Ketua STIE Prof Dr. Amrin Fauzi dalam sambutannya mengatakan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh nilai akademis saja, melainkan juga bagaimana mereka menyikapi keadaan sehingga manjadi peluang yang baik hingga pada akhirnya kesuksesan akan diraih. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya orang-orang sukses tapi tidak berasal dari kalangan akademis saja. Mereka bisa memanfaatkan keunggulan mereka menjadi peluang. Disamping itu juga, bila sesorang mau sukses maka orang tersebut juga harus berani mengambil resiko. Di waktu yang sama beliau menjabarkan tentang kisah-kisah orang-orang sukses dunia, dimana dalam kehidupan orang-orang sukses senantiasa memiliki sisi kehidupan yang lain yang mungkin bisa dikatakan sisi buruk dan sisi baik senantiasa berdampingan, kita lihat kehidupan orang-orang sukses dimana mereka juga memiliki satu sisi kehidupan yang buruk, untuk itu orang sukses harus berani di kritik dan karena kritikan tadi pada akhirnya akan berbuah kebaikan untuk instropeksi. Ketua STMIK IBBI Ir. B. Ricson Simarmata, MSEE., memberikan sambutannya dengan diawali oleh ucapan selamat kepada seluruh orang tua wisudawan-wisudawati karan di hari yang berbahagia ini mereka bisa melihat anak-anak mereka di wisuda, pengorbanan yang mereka berikan untuk anak-anak mereka akhirnya terpuaskan dengan telah berhasilnya anak-anak mereka menyelesaikan studinya, juga ucapan selamat ditujukan kepada para wisudawan-wisudawati atas keberhasilan mereka menyelesaikan studi mereka di STIE-STMIK IBBI. Dan kemudian beliau juga mengucapkan selamat kepada seluruh Civitas Akademika STMIK IBBI karna telah berhasil mendapatkan Akreditasi. Pesan beliau kepada para wisudawan-wisudawati agar jangan pernah merasa puas dengan apa yang telah dicapai dan agar jangan pernah berhenti belajar, karena sesungguhnya ketika dia berhenti belajar maka kebodohan akan menghampirinya. Ketua Pengurus Yayasan Amrin Susilo Halim dalam sambutannya menyampakan suka citanya kepada para orang tua wisudawan-wisudati dimana usaha dan jerih payah mereka selama ini bisa akhirnya berbuah kesuksesan dengan telah berhasilnya putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan mereka tepat pada waktunya. Beliau juga memaparkan tentang pentingnya menjadi orang sukses yang akan dihargai oleh orang keluarga dan orang lain disekitarnya, pada dasarnya masing-masing manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, bisa saja seseorang yang lemah di satu bidang tapi satu sisi bidang yang lain dia unggul untuk itu baliau menghimbau kepada seluruh wisudawan-wisudawati untuk terus menggali potensinya masing-masing dan terus meningkatkan pengetahuan sehingga manjadi manusia-manusia yang mampu bersaing di dunia yang kompetitif sekarang ini. Beliau mengajarkan kepada para Wisudawan-wisudawati agar jangan lupa berterima kasih kepada orang tua mereka dengan tulus, selanjutnya beliau juga mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan-wisudawati karena telah berhasil menyelesaikan studinya dengan baik. kepada mereka diajarkan bagaimana tips-tips menjadi orang yang sukses, diwaktu yang sama beliau menyampaikan tentang keseriusan Yayasan Pendidikan IBBI dalam menjalani misinya sebagai Yayasan pendidikan, hal ini tertuang nantinya dengan akan terus meningkatkan berbagai fasilitas di STIE-STMIK IBBI mengingat saat ini banyaknya perguruan-perguruan tinggi swasta yang saling bersaing meningkatkan mutu dan kualitasnya. Di penghujung pidatonya Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan yang energik ini menyempatkan memberikan beberap tips dan kata-kata bijak kepada para Wisudawan-wisudawati yaitu :
Sambutan berikutnya adalah dari Ketua Pembina Yayasan, Juswan, beliau juga tak lupa mengucapkan selamat kepada para orang tua wisudawan-wisudawati atas keberhasilan anak-anaknya menyelesaikan studinya di STIE-STMIK IBBI, juga terima kasih itu ditujukan kepada para wisudawan-wisudawati. Beliau menekankan agar jangan pernah menyia-nyiakan peluang yang ada, jangan pernah mengeluh tentang sesuatu sebelum dijalankan, karena sesungguhnya kekuatan pikiranlah yang pada akhirnya menentukan hasilnya, apa yang kita pikirkan maka itu pula lah yang kita lakukan, kalau dari awal kita berpikiran tidak sanggup maka kekuatan pikiran tadi akan mempengaruhi diri kita untuk ketidaksanggupan kita. Sebaliknya kalau dari awal kita berpikiran mampu dan sanggup maka kekuatan pikiran tadi akan mengarahkan kita untuk usaha-usaha sehingga pada akhirnya kita sanggup melakukannya. Di kesempatan akhir pidatonya beliau kembali menekan kan beberapa sikap yang harus di miliki jika mereka ingin sukses, yaitu betapa pentingnya seseorang untuk menepati waktu, dan tepati janji, kemudian juga karakter yang baik akan menunjang hubungan relasi yang baik yang pada akhirnya menghasilan nilai-nilai yang baik pula. Koordinator kopertis Wilayah I Sumut dan NAD Prof Zainuddin, M.Pd dalam pidatonya menyampaikan selamat kepada STIE-STMIK IBBI karena talah mewisuda para mahasiswa/I, juga ucapan selamat tersebut ditujukan kepada para orang Tua Wisudawan-wisudawati yang mana hasil jerih payah selama ini, pengorbanan baik moril maupun materil akhirnya berbuah kebaikan juga dengan telah berhasilnya putra putri mereka menyelesaikan studi mereka di STIE-STMIK IBBI tepat pada waktunya memenuhi harapan mereka, serta ucapan selamat juga beliau sampaikan kepada para wisudawan-wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan studinya di STIE-STMIK IBBI, beliau berharap kepada para wisudawan agar jangan cepat merasa puas dengan apa yang telah mereka capai, akan tetapi teruslah belajar dan membekali diri dengan berbagai pengetahuan, karena persaingan saat ini sangatlah kompetitip, siapa yang tidak siap bersaing maka mereka akan tertinggal. Di kesempatan itu beliau juga menyampaikan bahwasannya kopertis Wilayah 1 menaungi 320 perguruan tinggi swasta dengan jumlah keseluruhan perguruan tinggi swasta di indonesia sebanyak 2700 jadi betapa besar peran Perguruan tinggi swasta membantu pemerintah dalam menghasilan lulusan S1, dimana perguruan tinggi swasta terbesar di dunia ada di Indonesia. Namun kita sedih karena angka kasar orang yang mampu meelanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hanya 17,3% sedangkan negara lain sudah diatas 25%, di singapore, jepang dan amerika lebih dari 70%, korea 91%, sedang kan kita terbalik negara dengan perguruan tinggi terbanyak tapi hanya 17,3% sedangkan malaysia sudah 31%. Jadi pemerintah menargetkan tahun 2014 kemampuan melanjutkan ke perguruan tinggi harus diatas 25%. Dikesempatan terakhir pidatonya Prof yang rajin senyum ini memberikan kado istimewa kepada para wisudawan-wisudawati yaitu berdasarkan riset brunes ada 4 kunci sukses yaitu :
Inilah kunci sukses kata beliau, dan beliau berpesan agar para wisudawan-wisudawati menjaga nama baik almamaternya dan senantiasa berpegang teguh pada nilai2 kebenaran. Beliau juga menyampaikan rasa simpatik dengan acara wisuda yang digelar STIE-STMIK IBBI yang sangat meriah dan sangat bagus Acara selanjutnya adalah pemberian penghargaan kepada para mahasiswa/i berprestasi, pernghargaan tahun ini adalah berupa studi banding ke luar negeri, penghargaan diberikan kepada 3 mahasiswa terbaik di setiap jurusannya. Dan juga pemberian penghargaan kepada Wisudawan-wisudawati terbaik yang diberikan kepada wisudawan yang terbaik yang dinilai dari semester pertama sampai semester terakhir, penghargaan yang diberikan berupa liontin emas berbentuk logo IBBI. Dan selanjutnya Apresiasi Yayasan Pendidikan IBBI diberikan kepada para Dosen dan Staf pengajar STIE-STMIK IBBI atas pengabdian mereka selama ini.dan di penghujung acara adalah pemberian penghargaan kepada para Kepala sekolah partner kerja STIE-STMIK IBBI |



















