News



Sofyan Tan Sosialisasi Empat Pilar di STIE-STMIK IBBI


Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Daerah Pemilihan Sumatera Utara dr. Sofyan Tan mengunjungi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE)-Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) IBBI pada Rabu, 7 Juni 2017. Kehadiran Sofyan di depan ratusan Mahasiswa STIE-STMIK IBBI dalam rangka sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang bertempat di Aula Kampus Diamond STIE-STMIK IBBI Jalan Sei Deli No. 18 Medan

Seminar yang dihadiri oleh Ketua STIE IBBI Prof Amrin Fauzi ini membahas rencana dikembalikannya Pendidikan Moral Pancasila ke dalam kurikulum sekolah. “Kita sedang menunggu instruksi Presiden Joko Widodo kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar Pendidikan Pancasila kembali masuk dalam kurikulum sekolah,” ujar Sofyan yang kini berada di Komisi X DPR RI.

Moral dan pancasila dianggap sudah hilang dalam kehidupan yang kemungkinan apa yang terjadi saat ini akibat hal tersebut. Sofyan mengakui hal tersebut sehingga hal tersebut dibahas dalam Rakernas PDIP dan Komisi X DPR RI. “Kita tinggal menunggu instruksi presiden saja karena tidak mudah mengubah Undang-undang,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, kita boleh berbeda latar belakang, suku, ras, agama dan lainnya, namun kita harus tetap bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Itulah gunanya Pancasila sebagai perekat bang­sa. Kalau tidak kita akan hancur,” ucapnya. Perbedaan menurutnya merupakan sebuah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa dan menjadi kekuatan untuk membangun, apabila jeli melihat perbedaan, menurut Sofyan  sebenarnya hal itu merupakan sebuah peluang usaha.

Sosialisasi tersebut dibuka Ketua STIE IBBI Prof Dr Amrin Fauzi yang mengakui ada penurunan moral bangsa ini jika ditilik dari pengamalan Pancasila.”Kita berharap sosialisasi serupa yang dilakukan anggota DPR RI, DPD RI dan sejumlah institusi lainnya dapat mengembalikannya ke posisi semula. “Kita sambut positif acara ini, semoga persatuan dan kesatuan diatas segalanya dalam berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

 



« Back to News